Ning Winda adalah seorang aktivis, pendidik, dan istri dari Gus Baha, seorang ulama terkenal di Indonesia. Ia lahir pada tanggal 23 Agustus 1978 di kota Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Ning Winda tumbuh dalam keluarga yang sangat religius. Ayahnya seorang ulama dan ibunya seorang guru agama. Hal ini membuat Ning Winda terpengaruh dan tumbuh dengan sangat dekat dengan keagamaan. Ia mulai mengenal dunia dakwah sejak masih di bangku sekolah dasar. Pada saat itu, ia bergabung dengan kelompok shalat berjamaah yang dipimpin oleh ayahnya.
Setelah lulus SMA, Ning Winda melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Malang dan lulus dengan gelar Sarjana Pendidikan. Setelah lulus kuliah, ia menjadi guru di sebuah sekolah dasar di kota Malang. Selain menjadi guru, Ning Winda juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Pada tahun 2003, Ning Winda bertemu dengan Gus Baha di salah satu acara keagamaan. Gus Baha saat itu masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Mereka kemudian saling mengenal dan mulai dekat. Gus Baha yang sudah terkenal sebagai pengajian muda yang cerdas dan kharismatik berhasil menarik perhatian Ning Winda. Mereka kemudian menikah pada tahun 2005.
Setelah menikah, Ning Winda dan Gus Baha mulai aktif dalam berdakwah. Mereka berdua mendirikan Majelis Ta’lim Al-Munawwarah, sebuah lembaga dakwah yang fokus pada pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini berhasil menarik perhatian banyak orang dan berkembang pesat di kota Malang.
Selain aktif dalam kegiatan dakwah, Ning Winda juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia menjadi salah satu pendiri Rumah Sakit Al-Islam Malang, sebuah rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Ia juga menjadi pengurus di Yayasan Al-Munawwarah, sebuah yayasan yang fokus pada pendidikan anak-anak dan remaja.
Ning Winda dan Gus Baha juga terkenal sebagai pasangan yang harmonis dan romantis. Mereka kerap tampil bersama dalam berbagai acara dan menginspirasi banyak orang dengan kisah cinta mereka. Mereka juga kerap memberikan ceramah dan kajian bersama tentang cinta dan pernikahan dalam perspektif Islam.
Sayangnya, pada tanggal 13 April 2022, Gus Baha meninggal dunia karena sakit. Hal ini tentu menjadi duka yang mendalam bagi Ning Winda dan keluarga besar Al-Munawwarah. Namun, Ning Winda tetap tegar dan memperjuangkan visi dan misi yang telah dibangun bersama Gus Baha. Ia kini menjadi Ketua Majelis Ta’lim Al-Munawwarah dan terus aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial.
Dalam karirnya sebagai seorang pendidik, aktivis, dan
Kamis, 27 Juli 2023
Biografi Ning Winda Istri Gus Baha
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
- Oktober 2023 (69)
- September 2023 (727)
- Agustus 2023 (744)
- Juli 2023 (680)